Sambut Idul Adha, Puluhan Karyawan AOS tidak Terima Gaji
Palembang Dirgantara.com -
Puluhan
karyawan Asia Outsourcing Service (AOS) di kota Palembang, Jambi,
Lampung dan Bengkulu yang dipekerjakan di PT. Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk, tidak menerima gaji per-tanggal (25/10).
Akibatnya,
banyak karyawan tidak dapat berbelanja untuk menyambut Hari raya Idul
Adha yang jatuh pada Jum'at (26/10). Sedangkan karyawan dari Outsourcing
lain yang juga bekerja pada Bank BNI 46 Kamis (25/10) pukul 17:00 WIB
telah menerima gaji, terang saja ini membuat sebagian karyawan AOS
merasa didiskriminasikan.
Menurut Ino (20), salah satu karyawan AOS saat dikonfirmasi BNI KLN (Kantor Layanan Nasabah) Lemabang "padahal
sebagai karyawan ia sudah bekerja secara full time dan sudah menjalani
masa kerja selama 1bulan lebih, namun kenyataannya janji pembayaran
gajinya meleset. Selain itu tidak ada konfirmasi terlebih dahulu
mengenai keterlambatan pembayaran upah dari AOS." ujar Ino dengan wajah
kecewa.
"Jika sampai hari senin (29/10) sore
gaji belum diterima, Ino dan koleganya akan melaporkan peristiwa
tersebut ke Depnaker (Departemen Tenaga Kerja) agar dikemudian hari
tidak terjadi lagi kelalaian yang merugikan banyak karyawan", imbuhnya.
Senada
diungkapkan Rama (22) kolega Ino, mengungkapkan "saat mengetahui
gajinya belum ditransfer ke-rekening ia lantas klaim ke pimpinan wilayah
BNI dan alhasil ia dan rekan-rekan kerjanya dari wilayah jambi
mendapatkan bantuan sebesar 1,5 juta untuk keperluan Idul Adha",
ungkapnya.
Hal
ini tidak hanya terjadi pada karyawan baru saja, karyawan senior pun
mengalami hal serupa. Namun sebagian karyawan tidak mempersoalkan
masalah keterlambatan gaji tersebut.
Sedangkan
Manajemen AOS cabang Palembang, saat dikonfirmasi tidak dapat
menjelaskan alasan keterlambatan pembayaran gaji tersebut, dan hanya
dapat memberikan komentar mudah-mudahan hari senin sudah masuk gajinya
kerekening masing-masing karyawan. (asd)






0 komentar:
Posting Komentar